Follow by Email

Sunday, July 1, 2012

20 JAM DI BANYUMAS / Surga Tempe di Desa Pliken (part IV)

Desa Pliken, berbatasan dengan Desa Kramat dan terletak di Kecamatan Kembaran Banyumas, Desa ini dikenal sebagai penghasil tempe terbesar di Banyumas yang hasil produksinya dikirim ke berbagai daerah di jawa tengah. Bahkan menurut salah satu sumber, di setiap rumah di desa pliken pasti memproduksi tempe dan sudah puluhan tahun menjadi produsen tempe.

Minggu pagi yang cerah saya berkesempatan mengunjungi pabrik keripik tempe yang berlokasi di desa pliken, selain membeli keripik tempe saya juga ingin melihat proses pembuatannya. Pabrik tersebut berupa rumah sederhana yang tidak terlalu luas, di samping rumah tersebut terdapat rak yang berisi tempe yang sudah diberi ragi dibungkus daun pisang dan kertas menunggu matang. Tidak jauh dari rak tersebut terdapat beras yang telah dicuci untuk selanjutnya diproses menjadi tepung beras. Ketika memasuki rumah tersebut, seorang pemuda sedang menumbuk bumbu racikan keripik tempe pada sebuah alu.


Produsen tempe ini biasanya memproduksi sendiri bahan bakunya seperti tempe  dan tepung beras. Bumbu yang tadi diracik akan dicampurkan dengan tepung beras dan ditambahkan air. Tempe yang akan digoreng terlebih dahulu dicelupkan kedalam adonan tepung tersebut, setelah selesai digoreng, ditiriskan untuk kemudian dikemas dan dijual. Biasanya produsen tempe ini menjualnya ke tempat penjualan oleh-oleh di daerah sokaraja. Jika membeli ditempat ini, harga yang ditawarkan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli di tempat penjualan oleh-oleh. Saya pun membawa beberapa bungkus oleh-oleh untuk keluarga dirumah.